1.8.13

Ketika Tobucil Ber-Stop Motion

Sore sudah nyaris habis ketika beberapa hari yang lalu saya tiba di Tobucil. Apa lacur, hasrat mengikuti workshop singkat tentang stop motion sambil ngabuburit tak sepenuhnya terpenuhi. Tentu, tak semuanya gagal total. Meski tak sempat mendapat materi, kedatangan saya disambut oleh kesibukan para peserta yang tengah asyik bersiap membuat stop motion. Ada upi yang tengah menyusun tumpukan rajutan, Tarlen dengan boneka matrioska, sampai Arum yang sibuk menyusun tangga nada dari meteran demi membuat stop motion untuk kepentingan band super hebring Tetangga Pak Gesang. Plus beberapa kawan lainnya yang dengan setia rela antri menanti giliran membuat stop motion.Selanjutnya