6.7.13

Klab Filsafat Tobucil: Barbar dalam Keseharian

Senin, 1 Juli 2013

Seperti biasanya, Klab Filsafat Tobucil selalu mengunakan jam karetnya ketika akan memulai sebuah diskusi. Bertepatan dengan awal masuknya bulan Juli, pada jam 18.00 KFT kedatangan tamu seorang mahasiswa antropologi UNPAD Jatinangor yang membawakan tema diskusi mengenai ‘barbar dalam Keseharian’. Pada mulanya, -mahasiswa tersebut yang bernama- Benny agak sedikit kebingungan dalam memulai diskusi di KFT. Mengapa? dikarenakan apa yang ingin dipermasalahkan bukanlah mengenai konsep "barbar" itu sendiri, melainkan tentang tradisi salah satu suku yang menurut Benny bisa dikatakan sangat ‘mengerikan’, namun seiring berjalannya dengan waktu kata barbar menjadi kata yang tepat untuk merangkum ‘kengerian’ tersebut. Selanjutnya