27.6.13

Kisah Kuda Ganesha

Raski, 41, tengah asyik mencangkung di atas delmannya. Sebatang rokok kretek terjepit rapat pada sela-sela jarinya yang legam. Hari itu, seperti hari-hari weekend lainnya, ia seperti biasa setia menunggu calon pelancong yang sudi menaiki delmannya. Memulai rutinitasnya sejak pukul 8 pagi sampai dengan sore menjelang, lelaki paruh baya ini mengaku bisa mengumpulkan uang sampai Rp. 50.000. “Tapi, kalau hari biasa sih, paling juga cuma Rp.20.000,” tambahnya cepat. Agar asap dapur terus mengepul, jika penumpang sedang sepi, Raski acapkali juga bekerja serabutan menjadi tukang bangunan. Selanjutnya baca di sini