Follow by Email

18.9.14

Motemanika dan Manik-Manik

Gemar dengan manik-manik, Ika dengan Motemanika-nya membuat karya-karya yang sangat terbatas, tak pernah lebih dari tiga dibuat karya yang sama. Ia juga lalu bercerita bahwa karya-karyanya selalu sebisa mungkin menggunakan bahan-bahan dari dalam negeri demi mengangkat produk Indonesia. Ow, selain manik-manik, Ika juga ternyata membuat karya wire jewelry dengan mengusung nama Uwerans by Motemanika. Penasaran? Mari simak! Selanjutnya

Bunga Perca Flanel

Punya perca flanel warna warni ? Dibuang ? Sayang ya... Coba membuat bunga seperti berikut ini. Potong flanel seperti bentuk pada foto.  Potongan terkecil sekitar 1 x 1,5 cm.. yang kedua dan seterusnya dibuat semakin besar. Selanjutnya
Tutorial by MiniCutee
 
http://minicutee.blogspot.com/ 

11.9.14

Arla Gift Shop dan Bisnis Berbalut Hobi

Seorang crafter harus memiliki rencana bisnis yang tertata. Demikian salah satu pendapat penting yang disampaikan oleh crafter yang satu ini. Ya, kreativitas berkarya dan juga strategi marketing memang penting, tak bisa dipungkiri. Tentu bisnis tak serta merta menutup segala celah inovasi. Buktinya dapat terlihat dari karya-karya Arla Gift Soft, tetap idealis, menarik, sekaligus menambah pundi-pundi rupiah. Selanjutnya

Jeans, Dari Pekerja Hingga Mendunia

Meski mendunia, jeans sendiri pada awalnya justru lahir dari kaum miskin, kelas pekerja kerah biru. Ya, celana jeans pada awal kemunculannya banyak digunakan oleh para penambang emas di Amerika. Adalah Levi Strauss, seorang Jerman yang memopulerkannya. Bermodal beberapa lembar tekstil ia berangkat ke Amerika. Tak dinyana, barang bawaannya laku. Hanya tersisa segulung kain kanvas. Sisa kain tersebut ia buat celana yang ternyata diborong pula oleh para pekerja tambang. Semenjak itu, popularitas Strauss sebagai sang pembuat celana jeans kian terkenal. Bersama rekannya, Jacob Davis, Strauss lalu mematenkan jeans. Itulah mengapa dikenal merk jeans Levi's 501. Angka 501 adalah nomor paten yang mereka dapatkan. Selanjutnya