Follow by Email

21.1.15

Yuk Ikutan Kelas Public Speaking Bersama @perempuansore


Locavore: Jika Bisa Makan Yang Lokal, Kenapa Harus Makan Yang Impor?

Tanggal 4 Januari 2015 lalu, Aliansi Untuk Desa Sejahtera bekerjasama dengan Tobucil & Klab menyelenggarakan pameran, workshop dan diskusi dengan tema Pangan Lokal. Acara ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap persoalan pangan lokal.

Siapa yang mengira 'Mocav' adalah nama jenis tepung singkong. Dari namanya, orang bisa dengan mudah mengira ini sejenis nama makanan impor. Selama ini, tidak banyak orang menggunakan jenis tepung lokal ini untuk bahan olahan makanan.  Padahal mokav adalah bahan olahan pangan asli Indonesia selain tepung sukun, gayong atau sagu.

Selama ini tepung sebagai bahan pangan, di dominasi oleh tepung terigu yang berbahan gandum yang di impor dari luar negeri.  “Banyak kuliner yang booming di Indonesia, tetapi bahan dasarnya impor. Bahan-bahan pangan lokal kini harus bersaing ketat dengan bahan import, padahal negara ini kaya. Isu pangan ini sudah menjadi bagian dari hak asasi manusia yang harus diperjuangkan,” jelas Tejo Wahyu Jatmiko, Koordinator Nasional Indonesia Berseru dan juga penggiat Aliansi Untuk Desa Sejahtera. Lebih Lengkap baca di sini.




Baca juga tulisan terkait mengenai acara ini:

20.1.15

Pameran Gambar Anak 'Dunia Yang Tersembunyi'


PAMERAN GAMBAR ANAK
DUNIA YANG TERSEMBUNYI
Tobucil & Klabs, Jln. Aceh No 56, Bandung
Pembukaan Pameran & Artist Talk: Minggu 25 Januari 2015. Pukul 15.30
Pameran berlangsung dari tanggal 25-31 Januari 2015
Menampilkan karya-karya  Fabian Ahkmad Sembiring & Theresna Zahra Sembiring


Pameran seni rupa khusus untuk anak-anak atau anak yang sedang berada di jenjang pendidikan TK, SD, SMP, dan SMA (bukan perguruan tinggi khusus seni) memang sudah biasa bermunculan. Jika diamati pameran tersebut telah dikhususkan dalam tema-tema tertentu, sehingga karya-karya yang dihasilkan dirasa menjadi seragam. Oleh karena itu, pada kesempatan ini pameran yang akan dibuat akan menampilkan karya-karya yang diambil berdasarkan skema waktu yang panjang dari kakak beradik bernama Fabian Akhmad Sembiring dan Theresna Zahra Sembiring Kakak beradik dari SMP Mutiara Bunda ini mempunyai bakat dalam seni rupa yang penting untuk dibina dan akan sayang jika dibiarkan. Seperti kita ketahui, aktifitas seni rupa untuk anak-anak selain media untuk rekreasi, bermain dan pengejawantahan gagasan juga sebagai penanaman rasa percaya diri yang maksimal sebagai bekal di kemudian hari.
 “Dunia yang tersembunyi”, mungkin nama itu yang sekiranya dipakai dalam pandangan umum dalam karya-karya yang akan ditampilkan, berasal dari pilihan karya dari rentang waktu sejak usia kanak-kanak hingga sekarang awal remaja. Sejak kanak-kanak adik kakak ini memiliki kebiasaan membuat karya atau mencoret-coret dalam upaya mengejawantahkan gagasannya pada apapun yang ada di depannya. Jika diapresiasi dengan teliti, cerita dibalik coretan-coretan tersebut memiliki keunikan dan daya ungkap yang menarik untuk dinikmati. Selain itu, ada karya-karya lain yang telah dibuat dalam berbagai aktifitas hingga sekarang yang bisa dikatakan mendapat pendidikan seni rupa khusus diajarkan kepada mereka. Seluruh karya yang dibuat dari rentang waktu tersebut memiliki keragaman cerita juga tidak monoton dan penting untuk diapresiasi lalu diberitahukan kepada publik. 

PAMERAN DAN ARTIST TALK Mengungkap Dunia Yang Tersembunyi

Sebuah karya seni memberi manfaat untuk perkembangan jiwa,pikiran dan rasa baik bagi pembuatnya maupun bagi penatapnya. Pameran ini bukan hanya persoalan menunjukkan keberbakatan mereka,tetapi menjadi momentum penting dari seorang individu untuk menunjukkan keberhasilan optimalisasi proses berpikir sekaligus masa depan pendidikan mereka kelak yang berhubungan dengan manfaat berkarya tadi.
Dalam artist talk kali ini kita akan membahas dunia yang tersembunyi di balik karya Ahkmad dan Zahra,dua kakak beradik yang sejak kecil sampai remaja konsisten berkarya.Dalam perbincangan ini para penikmat pameran ini akan di bawa untuk masuk dunia yang tersembunyi  dan menguak misteri yang ada di dalamnya dan mendapatkan manfaat untuk rasa,jiwa dan pikiran penatapnya.

Group discussion : Bawa dan Amati Cara Berpikir Kreatifnya.

Bagi para orang tua dan guru silahkan bergabung dalam diskusi kelompok setelah kegiatan artist talk. Caranya mudah,bawa gambar anak dan diskusikan dengan para pakar cara berpikir kreatifnya.pembahasan untuk 10 karya yang dikumpulkan dan terdaftar ke panitia sebelum acara artist talk.

CP:
 Ibey (0813 2245 7645)
Sigit (0857 5963 0362)
Rizky (0856 2415 0030)


Tobucil & klabs (022 4261 548)

13.1.15

Buka Pendaftaran: Kelas Menulis Feature (Non Fiksi) Bersama @AJIBdg

Kelas Menulis Feature (Non Fiksi) Angkatan 9 bersama Aliansi Jurnalis Independen kota Bandung (AJI Bandung), kembali membuka pendaftaran kelas. 
- Kelas terdiri dari 8 pertemuan.
- Capaian setiap peserta dapat menulis tulisan non fiksi untuk media massa. 
- Pengajar: Jurnalis dari Aliansi Jurnalis Independen Kota Bandung
- Biaya pendaftaran setiap peserta Rp. 300.000 untuk 8 pertemuan
- Kelas setiap hari Selasa Pk. 17.00 WIB

Informasi dan pendaftaran hubungi Tobucil & Klabs Jl. Aceh No. 56 Bandung telp. 022 4261548

Seri Workshop Cetak Manual: Demo Letterpress Bersama @vitarlenology dan @scrappertizer


Seri Workshop Cetak Manual:
Demo Letterpress
Bersama @vitarlenology dan @scrappetizer

Belajar dan mencoba teknik cetak manual dengan menggunakan mesin letterpress.

Sabtu, 17 Januari 2015
Pk. 10.00 -12.00 WIB
Tempat Tobucil & Klabs Jl. Aceh No. 56 Bandung

Biaya pendaftaran IDR 100.000/peserta termasuk bahan
Tempat terbatas hanya untuk 10 orang peserta

Informasi dan pendaftaran hubungi Tobucil & Klabs 022 4261548